Sisa-sisa limbah pabrik pakaian menjadi karya eco-fashion yang unik!


Fashion merupakan gaya pakaian yang dipakai sehari-hari oleh setiap orang. Pada umumnya fashion memiliki gaya yang relatif berubah setiap tahunnya. Tetapi pernah terpikirkan kah jika sisa-sisa limbah pabrik bisa menjadi pakaian yang sangat unik dan ramah lingkungan?

Alia Felicia (39) atau kerap disapa Fecia merupakan ibu rumah tangga, founder dari AIU Craft Indonesia Premium Canvas Bag dan IPatch Bali. Bisnis homemade IPauth Bali menggunakan limbah kain pabrik yang ada di Bali menjadi karya yang dikenal sebagai eco-fashion. “Akhirnya kita bikin eco-fashion dan reduce waste yang ada di bali. Limbahnya dari factory jadi kainnya kain baru kemudian ditambal-tambal dan disambung-sambung untuk jadi fashion yang unik dan limited karena otomatis pattern-nya sesuai dengan kain yang tersedia“ ungkap Fecia.

Usaha yang ditekuni Fecia sejak tahun 2016 sudah menghasilkan beberapa produk seperti totebag tas kanvas organik, patchwork, boneka, home interior, dan masih banyak lagi. Di tahun 2021 lahirnya IPatch Bali karena dampak dari pandemi.


Fecia berharap kedepannya semakin cepat dan semakin banyak orang yang terinspirasi untuk mengelola sisa-sisa limbah pabrik. Selain itu, meningkatkan kesadaran konsumen untuk membeli dan menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan. Serta go export dan meningkatkan kesejahteraan hidup orang-orang di sekitar dengan tetap menjaga alam.

“Produk-produk pakaian itu tetap perlu dijahit, jadi kita akan selalu menggunakan jasa seniman jait indonesia untuk membuat karya-karya yang spektakuler dengan tambal- tambalan yang nyaris jadi sampah. Jadi selain kita memanfaatkan limbah kita juga harus memberdayakan masyarakat untuk mengerjakan projek-projek produk yang akan go internasional. Waste before, gorgeous now.” ujar Fecia.


Reels Video from Instagram:


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags