Bisnis yang bertanggung jawab dapat melindungi 33 juta anak Indonesia Dorongan untuk memproduksi cat


17 Maret 2022, Jakarta, Indonesia - Cat warna cerah dengan kandungan timbal tinggi ditemukan di berbagai fasilitas anak-anak dan ruang terbuka untuk publik. Dalam studi terbaru, lebih dari 70% sampel cat memiliki konsentrasi timbal di atas 90 ppm1, ambang batas yang disepakati secara global.


Konsentrasi tertinggi dari survey 2021 adalah 150.000 ppm, batas aman yang direkomendasikan WHO dan UNEP adalah 90 ppm. Negara-negara yang berpartisipasi dalam forum SAICM, sepakat untuk menghapuskan cat bertimbal tahun 2020.

Saat ini beberapa perusahaan cat di Indonesia sudah memproduksi cat dekoratif bebas timbal, antara lain Mowilex, AkzoNobel, Rajawali Hiyoto, Sigma Utama, Bital Asia, Pacific Paint, Indaco Warna Dunia, dan Jotun. Sayangnya, perusahaan-perusahaan besar pemimpin pasar seperti Propan, Nippon Paint/NIPSEA, dan Avia Avian, Asian Paints tidak merespon undangan diskusi awal Nexus3, ICEL dan CRPG bulan Desember 2021 dan hari ini di Pullman Hotel Jakarta untuk mendorong komitmen produksi cat bebas timbal 2023.


“Sangat mengecewakan bahwa beberapa perusahaan-perusahaan besar dan multinasional yang beroperasi di Indonesia menerapkan double standard. Demi keuntungan, mereka memproduksi cat dengan timbal berkadar tinggi meski di negara asalnya mereka hanya memproduksi cat bebas timbal,” ujar Yuyun Ismawati, dari Nexus3 Foundation. “Bahkan perusahaan pemimpin pasar di Indonesia, yang baru-baru ini menjual sahamnya kepada publik senilai USD 771 juta, masih mengandalkan cat bertimbal untuk meraup keuntungan. Saham perusahaan pencemar seharusnya tidak diperkenankan go public,” imbuh Yuyun dengan tegas.


Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan oleh National Institute of Health (NIH) Amerika Serikat memperkirakan biaya ekonomi dari paparan timbal pada masa kanak-kanak di Indonesia sekitar USD 37,9 miliar per tahun. Dengan kata lain PDB Indonesia per tahun akan 3,35% lebih tinggi jika tak ada cat bertimbal. Perkiraan kerugian kumulatif 16 juta poin IQ dikaitkan dengan keberadaan cat timbal di Indonesia.2 Saat ini, populasi berisiko adalah sekitar 36 juta anak atau sekitar 12,2% dari total populasi.


Pengalaman di AS dan Eropa menunjukkan bahwa biaya menghilangkan cat timbal dekoratif yang ada di berbagai bangunan sangat besar. Sebaliknya, biaya menghilangkan senyawa timbal dalam cat dekoratif jauh lebih rendah, dan alternatif untuk aditif timbal tersedia untuk semua jenis warna. Industri cat dan coating Indonesia memiliki banyak pemain domestik yang solid dan kompeten, dimana merek lokal mendominasi pasar cat dan coating. Sedikitnya 150 produsen cat di Indonesia memproduksi 1,5 juta metrik ton per tahun dan mempekerjakan lebih dari 30.000 orang. Pada acara “Market Leaders Commitments to Produce Lead-Free Paint by 2023” di Pullman Hotel, 17 Maret 2022, hanya tiga perusahaan yang akhirnya konsisten menandatangani komitmen, yaitu PT Mowilex Indonesia, PT Rajawali Hiyoto, dan PT Sigma Utama menandatangani komitmen untuk memproduksi cat bebas timbal di 2023 demi melindungi masa depan anak-anak Indonesia yang berkualitas.

Mowilex yang merupakan salah satu pemimpin yang pada 2019 lalu meluncurkan program “Mowilex Pasti Aman” untuk mengidentifikasikan bahwa produk mereka bebas timbal mendukung adanya aturan terkait pembatasan penggunaan timbal demi melindungi kesehatan anak Indonesia. “Mowilex Indonesia mengambil tindakan drastis dengan menghentikan produksi cat Mowilex Kayu Besi berbasis timbal pada bulan Mei 2019. Kami tahu bahwa kami akan kehilangan pendapatan ketika kami berhenti produksi untuk beberapa waktu untuk mengembangkan kembali formulasi kami, tetapi kami merasa bahwa bertindak etis dan bertanggung jawab lebih penting. Sejak itu, kami telah mengambil langkah tambahan untuk menarik cat kayu besi lama yang berbasis timbal dari toko serta gudang distributor kami dan menggantikannya dengan versi bebas timbal, tanpa biaya tambahan“ tutur Niko Safavi, CEO Mowilex Indonesia. Standar Nasional Indonesia (SNI) 8011:2014 menetapkan konsentrasi kandungan timbal dalam cat dekoratif minimum 600 ppm sudah usang dan revisi menjadi 90 ppm, angka aman yang disepakati di seluruh dunia, tak kunjung ditetapkan.


Pada tahun 2020-2021, empat produsen cat menengah di Indonesia sudah berhasil melakukan reformulasi cat mereka dengan pigmen non-timbal. Diharapkan pada 2022 ada enam produsen lainnya yang siap menyusul. Abdus Syukur, PT Rajawali Hiyoto, menyatakan “Perusahaan kami tiga tahun terakhir bekerjasama dengan Nexus3 untuk menguji coba reformulasi beberapa cat. Kami confident dan siap memproduksi cat dekoratif tanpa timbal pada tahun 2023”.


Aries Sumiadi, VP Litbang, PT Sigma Utama yang sudah berproses untuk reformulasi penggunaan timbal dalam produk mereka mendukung penuh upaya yang dilakukan terkait eliminasi penggunaan timbal. “Kami sebagai produsen cat dalam negeri mendukung kebijakan pemerintah tentang proses produksi yang aman melindungi kesehatan konsumen terutama anak anak. Karena fungsi cat selain untuk proteksi dan dekorasi juga harus melindungi pengguna atau konsumennya,” urai Aries.


Petisi yang diluncurkan Yuyun Ismawati tahun 2020 meminta Presiden Joko Widodo membuat regulasi ketat untuk cat bertimbal mendapat dukungan lebih dari 13 ribu orang. Hal ini menunjukkan adanya permintaan pasar yang cukup tinggi.


Nexus3 Foundation - Nexus for Health, Environment, and Development bekerja untuk melindungi masyarakat, terutama populasi rentan, dari dampak pembangunan terhadap kesehatan dan lingkungan, dan bekerja menuju masa depan yang bebas racun, adil, dan berkelanjutan.

ICEL - Indonesian Center for Environmental Law adalah sebuah organisasi non-pemerintah independen untuk pembaharuan hukum lingkungan dengan fokus pada advokasi kebijakan melalui penelitian, pengembangan kapasitas dan advokasi kasus.

CRPG - Center for Regulation, Policy and Governance adalah lembaga berbadan hukum yang memfasilitasi pembuatan kebijakan berbasis penelitian, konsultasi dan tanggung jawab sosial.



Dokumen Siaran Pers ini dapat diunduh disini:

Top Market Leaders Commitment 17 March 2022
.pdf
Download PDF • 124KB



Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags