© 2019 by Nexus3/BaliFokus Foundation

All Rights Reserved

​​Call us:

+62-361-233520

​Find us: 

Mandalawangi 5, Jln. Tukad Tegalwangi, Sesetan

Denpasar 80223 Bali - INDONESIA

Please reload

Recent Posts

SIARAN PERS - Dioksin: Dari dua desa ke duabelas kota

November 28, 2019

1/1
Please reload

Featured Posts

Nexus3 Menemukan Peralatan Bermain Anak Luar Ruangan di Jakarta Dilapisi dengan Cat Bertimbal dengan Konsentrasi yang Berbahaya

October 22, 2019

 

Untuk dirilis segera

22 Oktober 2019

Kontak: 

Yuyun Ismawati, yuyun@balifokus.asia, +44 758 376 8707

Sonia Buftheim, sonia@balifokus.asia, +62 877 8237 8890

 

 

Jakarta, Indonesia -  Kandungan timbal yang tinggi ditemukan pada peralatan bermain di taman-taman bermain di Jakarta. Peralatan bermain yang dilapisi dengan cat yang mengandung kadar timbal yang berbahaya menimbulkan risiko keracunan timbal yang serius bagi anak-anak

 

Para pegiat kesehatan lingkungan menyerukan tindakan segera untuk melarang penjualan dan penggunaan cat bertimbal terutama untuk produk yang dapat membuat anak-anak terpapar kontaminasi timbal. Pemerintahan baru Jokowi harus menegakkan hak-hak ekologis anak untuk memastikan masa depan yang cerah bagi lebih dari 50 juta anak Indonesia.

 

Yayasan Nexus3 mengungkapkan temuan baru yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dalam peralatan bermain yang dicat pada Pekan Internasional Aksi Pencegahan Keracunan Timbal yang didukung Badan Persatuan Bangsa-Bangsa pada tanggal 20-26 Oktober 2019 dengan fokus penghapusan cat bertimbal.

 

Menurut laporan "Timbal dalam Peralatan Bermain di Indonesia", 82 dari 119 atau 69% dari peralatan bermain yang dianalisis, memiliki konsentrasi timbal total di atas 90 bagian per juta (ppm), standar peraturan paling ketat di dunia. Selain itu, peralatan bermain dengan warna cat kuning ditemukan memiliki tingkat timbal yang sangat tinggi, di atas 4.000 ppm.

 

Kelompok aktifis lingkungan mendeteksi peralatan bermain berlapis cat bertimbal di 20 taman bermain umum dan 12 taman bermain anak usia Taman Kanak-kanak yang berlokasi di lima wilayah DKI Jakarta dengan menggunakan alat analisis X-Ray Fluorescence (XRF).

 

“Tingginya kadar timbal yang terdeteksi pada cat peralatan bermain di luar ruangan sangat mengkhawatirkan dan tidak dapat diterima dari aspek kesehatan. Seiring dengan frekuensi penggunaannya berulang kali serta paparan sinar matahari dan hujan, cat pada permainan akan memudar. Kondisi ini akan menyebabkan cat terkelupas dan bercampur dengan debu dan tanah, yang dapat masuk ke dalam tubuh anak-anak melalui perilaku tangan-ke-mulut,” kata Yuyun Ismawati, Penasihat Senior Yayasan Nexus3.

 

Bekerja sama dengan IPEN, sebuah jaringan global LSM kepentingan publik untuk masa depan yang bebas racun, dimana Nexus3 menjadi anggotanya, para advokat kesehatan lingkungan ini menyoroti mendesaknya pelarangan produksi, penjualan, dan penggunaan cat bertimbal untuk semua penggunaan, terutama untuk dekorasi dan pelapis produk yang dapat mencemari lingkungan anak-anak.

 

Studi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keberadaan cat bertimbal di taman bermain anak-anak dan mendorong pihak yang berwenang untuk mengambil tindakan tegas, termasuk penyusunan peraturan dan perundang-undangan yang mengatur cat bertimbal dan promosi langkah-langkah untuk mengurangi dan mencegah bahaya debu bertimbal ketika peralatan bermain lama yang mengandung timbal direnovasi, dicat ulang, atau diganti.

 

“Debu dan tanah yang mengandung timbal adalah jalur utama timbal dalam cat berkontribusi terhadap paparan timbal terhadap anak-anak, yang berdampak buruk bagi kesehatan mereka seumur hidup. Temuan dari Nexus3 mendesak percepatan dikeluarkannya peraturan dan perundang-undangan yang mengatur cat bertimbal untuk semua jenis cat di Indonesia. Hal ini penting dilakukan untuk melindungi kesehatan anak-anak dan masa depan mereka,” kata Jeiel Guarino, Juru Kampanye Global Penghapusan Cat Bertimbal IPEN.

 

Baik Nexus3 maupun IPEN sama-sama mendorong untuk diberlakukannya peraturan wajib yang melarang timbal di dalam cat melebihi konsentrasi timbal total 90 ppm. Angka ini adalah batas konsentrasi protektif yang direkomendasikan dalam Model Law and Guidance for Regulating Lead Paint, yang dikembangkan oleh Global Alliance to Eliminate Lead Paint (GAELP) dan diterbitkan oleh Program Lingkungan PBB.

 

Kelompok aktifis tersebut juga merekomendasikan bahwa pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pusat Pelayanan Terpadu untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak-anak (P2TP2A) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Departemen Pendidikan untuk mempromosikan pengadaan dan penggunaan cat yang aman dari timbal untuk pengecatan dan perawatan peralatan bermain umum, fasilitas, struktur, dan mainan yang ditawarkan kepada anak-anak. Fasilitas mencuci tangan juga perlu disediakan di dalam area bermain anak untuk mengurangi risiko paparan cat bertimbal.

 

Selain itu, para aktifis juga mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Perindustrian untuk mengatur produksi cat dan perdagangannya, serta menetapkan standar perlindungan kesehatan untuk kandungan timbal di bawah 90 ppm.

 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), “Paparan timbal mempengaruhi kesehatan manusia, terutama untuk anak-anak. Tidak ada tingkat paparan timbal yang diketahui tanpa efek berbahaya. Bahkan tingkat paparan timbal yang rendah dapat menyebabkan masalah kesehatan seumur hidup.”

 

“Timbal sangat berbahaya bagi otak anak-anak yang sedang berkembang, dan dapat menyebabkan penurunan tingkat kecerdasan (IQ) dan rentang perhatian, gangguan kemampuan belajar, dan peningkatan risiko masalah perilaku. Dampak kesehatan ini juga memiliki biaya ekonomi yang signifikan bagi negara-negara,” kata WHO.

 

Seperti yang dinyatakan oleh Dr. Maria Neira, Direktur Departemen Kesehatan Masyarakat, Penentu Lingkungan dan Sosial Kesehatan WHO, “Cat bertimbal merupakan salah satu sumber paparan timbal yang paling besar pada bayi dan anak-anak. Namun cat bertimbal masih mengintai di rumah, di sekolah dan di mainan-mainan. Melarang cat bertimbal sekarang bisa mencegah paparan di masa depan. Ini adalah investasi yang sangat baik untuk kesehatan Anda, dan kesehatan anak-anak Anda.”

 

WHO telah memperingatkan bahwa “paparan timbal pada masa kanak-kanak diperkirakan berkontribusi terhadap sekitar 600.000 kasus baru anak-anak dengan cacat intelektual setiap tahun.” 

 

-Selesai-
 

Yayasan Nexus3 (sebelumnya dikenal sebagai Yayasan BaliFokus) bekerja untuk melindungi masyarakat, terutama kelompok rentan, dari dampak pembangunan terhadap kesehatan dan lingkungan, demi terciptanya masa depan yang adil, bebas racun dan berkelanjutan.  www.balifokus.asia | www.nexus3foundation.org


IPEN adalah sebuah jaringan lebih dari 500 organisasi yang bekerja untuk kepentingan umum di 121 negara yang bekerja untuk mengurangi dan menghilangkan bahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan dari bahan kimia beracun. www.ipen.org

 

 

 

 

 

Please reload