Joint-Research and Break Free from Plastic Workshops in Brussels, Belgium


Pada 4-5 November 2016, BaliFokus menghadiri beberapa pertemuan bersama anggota Break Free from Plastic di Brussels untuk membahas Visi Daur Ulang Plastik. Pertemuan tersebut dimulai dengan pembahasan studi beberapa anggota jaringan mengenai Plastic Waste Trade and Recycling Standard (Perdagangan Sampah Plastik dan Standar Daur Ulang) secara global.

Studi ini dilakukan di 7 negara dan NGO yang ikut berkontribusi dibawah naungan Break Free from Plastic ini adalah BaliFokus Foundation (Indonesia), Global Alliance for Incineration Alternatives (India dan Amerika), Ecology Center (Amerika), Consumer Association of Penang (Malaysia), Friends of The Earth Europe (Eropa), serta China Zero Waste Alliance (China).

Beberapa pembahasan meliputi akan dimulainya pelarangan dan pengetatan standar impor di China; rute serta besarnya perdagangan sampah plastik secara global; kondisi praktik daur ulang di beberapa negara; kecenderungan plastik yang digunakan sebagai kemasan; serta proyeksi praktik daur ulang plastik yang berjalan secara global. Kecenderungan dan kemungkinan akan berubahnya rute perdagangan sampah plastik setelah regulasi baru yang ditetapkan oleh China juga dibahas, menimbulkan kekhawatiran negara-negara di global south yang memungkinkan untuk dijadikan “tempat sampah” dunia untuk membuang akhir produk-produk plastik. Atas dasar hal-hal diatas akhirnya perumusan visi daur hidup plastik dirumuskan dalam pertemuan tersebut, yang kemudian akan disampaikan kepada anggota Break Free from Plastic lainnya untuk bergerak bersama mencapai tujuan.

Rangkaian pertemuan tersebut kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan kondisi pencemaran plastik kepada representatif Komisi Uni Eropa yang saat ini telah memperbaharui regulasi di Uni Eropa terkait daur hidup plastik secara keseluruhan, dikenal dengan EU's Plastic Strategy. Perwakilan NGO telah menyampaikan kondisi eksisting sistem pengelolaan sampah dan daur ulang, serta permasalahan polusi plastik yang terjadi di negara masing-masing. BaliFokus, yang juga merupakan anggota dari Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI), telah juga menyampaikan implikasi yang terjadi atas peraturan dan arah kebijakan yang disusun di Uni Eropa. Selain itu, terdapat beberapa negara anggota Uni Eropa yang dengan gencar menawarkan solusi yang tidak tepat untuk diimplementasikan di Indonesia. Penutup dari diskusi tersebut adalah penyampaian dari beberapa anggota dari Break Free from Plastics mengenai urgensi dari pembentukan peraturan pada lingkup Uni Eropa yang berpengaruh ke wilayah-wilayah lain di seluruh dunia. Hasil studi perdagangan sampah plastik ini nantinya akan dipublikasikan dalam bentuk laporan dan informasi grafis.

Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags

© 2019 by Nexus3/BaliFokus Foundation

All Rights Reserved

​​Call us:

+62-361-233520

​Find us: 

Mandalawangi 5, Jln. Tukad Tegalwangi, Sesetan

Denpasar 80223 Bali - INDONESIA