© 2019 by Nexus3/BaliFokus Foundation

All Rights Reserved

​​Call us:

+62-361-233520

​Find us: 

Mandalawangi 5, Jln. Tukad Tegalwangi, Sesetan

Denpasar 80223 Bali - INDONESIA

Please reload

Recent Posts

PBB Memutuskan untuk Mengontrol Pembuangan Sampah Plastik Global

May 10, 2019

1/1
Please reload

Featured Posts

Bagaimana cara kerja insinerator dan apa saja bahaya tersembunyi dari insinerator?

June 14, 2016

Ikuti tour incinerator di sini.

 

Apa itu insinerator? Apa itu pembangkit listrik tenaga sampah? 

 

Pertanyaan-pertanyaan ini mencuat dan banyak dipercakapkan sejak Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Presiden No. 18 tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Provinsi DKI, Kota Tangerang, Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Surabaya dan Kota Makassar bulan Maret yang lalu (lihat Perpres 18/2016 di sini). 

 

Di dalam Pasal 1 Perpres 18/2016 ini dinyatakan bahwa teknologi yang diarahkan untuk digunakan adalah insinerator, gasifikasi dan pyrolysis. Tujuan Perpres adalah untuk menyelesaikan 2 hal: solusi penanganan sampah dan pasokan sumber energi baru. Sampah kota dan biomassa bukan sumberdaya yang terbarukan jadi tidak layak disebut sebagai sumber energi terbarukan.

 

Masyarakat awam masih banyak yang belum kenal apa itu teknologi insinerator, gasifikasi dan pirolisis. Apa plus dan minusnya. Bahkan beberapa pemberitaan di media, beberapa institusi/lembaga ilmiah dan perguruan tinggi mendemonstrasikan alat pembakar sampah ukuran kecil sebagai insinerator.

 

Semua proses pembakaran sampah menghasilkan dioxin yang berkarakteristik persisten, bioakumulatif dan karsinogen, terutama kalau sampah yang dibakar mengandung chlorine. Baik pembakaran sampah skala kecil, sedang maupun besar semua menghasilkan dioxin, yang berbeda hanya konsentrasi dan waktu pelepasannya. 

 

 

Untuk mengenal apa itu insinerator dan state-of-the-art dari insinerator pembangkit listrik secara sederhana, mari ikuti tour incinerator di sini

 

 

 

 

 

Please reload