© 2019 by Nexus3/BaliFokus Foundation

All Rights Reserved

​​Call us:

+62-361-233520

​Find us: 

Mandalawangi 5, Jln. Tukad Tegalwangi, Sesetan

Denpasar 80223 Bali - INDONESIA

Please reload

Recent Posts

PBB Memutuskan untuk Mengontrol Pembuangan Sampah Plastik Global

May 10, 2019

1/1
Please reload

Featured Posts

Kerajinan dari Sampah Plastik, Pekerjaan Sampingan yang Menguntungkan dan Ramah Lingkungan.

November 5, 2010

Sampah plastik dari bungkus deterjen, minuman serbuk dan lainnya yang tidak terpakai lagi disulap oleh ibu-ibu Rumah Tangga (RT) di banjar sari, ubung, denpasar menjadi barang-barang kerajinan yang bernilai jual tinggi. Barang-barang kerajinan tersebut meliputi Tas, Dompet, Tempat Tisu, Tempat Pensil dan lainnya.

 

Berawal Program Kita-Pro-Sampah (KIPRAH) tahun 2008 yang dilakukan oleh BALIFOKUS di Banjar Sari, Ubung, sosialisasi mengenai pengelolaan sampah yang diberikan disambut positif oleh ibu-ibu rumah tangga yang kemudian membentuk sebuah kelompok. Ibu-ibu yang memiliki keterampilan menjahit menjadi pengrajin daur ulang sampah plastik, sedangkan ibu-ibu lainnya yang tidak memiliki keterampilan menjahit menjadi sumber bahan baku kerajinan yang kemudian menyasar warung-warung dan toko yang berada di wilayah Banjar Sari sebagai penyedia bahan baku. Melihat antusias tersebut, BALIFOKUS memberikan micro loan untuk ibu-ibu sebagai modal awal bisnis kerajinan daur ulang ini dengan sistem pinjaman lunak, tanpa bunga, dan tidak memberatkan. Disamping itu, BALIFOKUS memfasilitasi ibu-ibu ini dengan memberikan pelatihan pembuatan tas, memberikan contoh beberapa model tas, membantu proses penjualan/marketing dan lainnya.

 

Hasil produksi dijual melalui beberapa art shop yang bekerja sama dengan BALIFOKUS di wilayah Sanur dan Ubud. hasil yang didapat bervariasi tergantung dari jumlah pemesan barang, rata-rata per bulan 500-700 ribu rupiah, pernah salah seorang ibu pengrajin mendapatkan penghasilan satu juta rupiah dalam satu bulan. Adalah ibu Mamik, ibu Bagus, ibu Putri, ibu Evadengan pekerjaan utama menjadi ibu rumah tangga sekarang mereka sudah memiliki kegiatan sampingan yang tentunya menguntungkan bagi mereka, bisa membantu perekonomian keluarga dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya karena bisa mengurangi sampah untuk di daur ulang.

 

Please reload