© 2019 by Nexus3/BaliFokus Foundation

All Rights Reserved

​​Call us:

+62-361-233520

​Find us: 

Mandalawangi 5, Jln. Tukad Tegalwangi, Sesetan

Denpasar 80223 Bali - INDONESIA

Please reload

Recent Posts

PBB Memutuskan untuk Mengontrol Pembuangan Sampah Plastik Global

May 10, 2019

1/1
Please reload

Featured Posts

Training of Trainer Sanimas: Tiga Jenis Kegiatan Sanimas

December 15, 2010

Training of Trainer Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) tahun 2010 dilaksanakan di Bali, bertempat di Hotel Aston, Denpasar. Acara ini diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Lingkungan Pemukiman (PLP), Direktorat Jendral Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum pada Tanggal 27 November 2010 sampai 2 Desember 2010.

 

Tujuan dilaksanakan acara tersebut yaitu untuk menyamakan persepsi dan menambah pengetahun mengenai Sanimas agar pelaksanaan Sanimas di tahun 2011 nantinya berjalan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

 

Para peserta yang hadir berasal dari Direktorat PLP, Satuan Kerja (Satker) PLP dari Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Medan, juga hadir peserta dari BORDA Partner antara lain : BALIFOKUS, BEST Tanggerang, BEST Surabaya dan LPTP.

 

Sebagai Narasumber dari acara ini yaitu dari Direktorat PLP sendiri, Pak Hamzah dari BEST Tanggerang, Bapak Ibnu dari LPTP dan sebagai Fasilitator dari kegiatan ini adalah Bapak Surur Wahyudi dari BORDA.

 

Isu menarik dari kegiatan ini, munculnya tiga model Program penanganan sanitasi di indonesia yaitu Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (SLBM), SANIMAS Reguler dan Urban Sanitation Project to Support Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat/PNPM (SAN-PNPM) Mandiri yang merupakan bagian dari program Urban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) untuk mendukung PNPM Mandiri. Ditinjau dari Konsep dan Prinsipnya, ketiga model Program penanganan sanitasi tersebut sesungguhnya sama tetapi yang membedakan hanya terletak pada mekanisme dan sumber pendanaannya.

 

Sumber pendanaan dari SLBM yaitu berasal dari sharing pendanaan APBN dan APBD tingkat II. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 90% yang bersumber dari Dana Aliran Khusus (DAK) bidang sanitasi, 10% bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tingkat II dan ditambah juga dari Kontribusi Masyarakat Calon Pengguna.

 

Sedangkan, pendanaannya SANIMAS Reguler tahun 2011 bersumber dari APBN dan Masyarakat (baik upah maupun Materialnya) sementara Pemerintah Daerah tingkat II hanya menyiapkan dana untuk pemberdayaan Masyarakatnya. SANIMAS Regular diterapkan oleh Kabupaten/Kota yang sudah mempunyai Strategi Sanitasi Kota (SSK) Tahun anggaran 2009 dan 2011 untuk wilayah di luar Pulau Jawa. Sasarannya adalah wilayah perkotaan dengan kepadatan tinggi/kumuh/miskin yang belum mempunyai sarana sanitasi yang layak dan memenuhi standar teknis.

 

Untuk SAN-PNPM sumber pendanaanya berasal dari Asia Development Bank (ADB) dan hanya diterapkan di Kabupaten/Kota yang sudah memiliki Strategi Sanitasi Kota Khusus untuk wilayah Pulau Jawa, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan saja.

 

Output dari kegiatan ini disepakati Jadwal Rencana Pelatihan Tenaga Fasilitator dan pembagian kelompok Fasilitator di masing-masing Regional antara lain Denpasar di Fasilitasi oleh BALIFOKUS, Surabaya di Fasilitasi oleh BEST Surabaya, Semarang di Fasilitasi oleh LPTP, Bandung dan Medan di Fasilitasi oleh BEST Tanggerang.

 

Di kempat regional yaitu Surabaya, Semarang, Bandung dan Medan, pelaksanaan Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 12-18 Desember 2010. untuk Regional Denpasar diundur sampai Bulan Januari 2011, hal ini disebabkan karena pada jadwal di atas Bali masih dalam rangkaian Ritual Hari Raya Galungan dan Kuningan. 

 

 

Please reload