Search
  • Admin

Pelarangan Peredaran Alat Kesehatan yang Mengandung Merkuri


Pada tanggal 15 Mei 2018, Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran No. HK.02.02/V/0720/2018 tentang Penetapan Masa Berlaku Izin Edar dan Peredaran Alat Kesehatan yang Mengandung Merkuri.

Dalam Surat Edaran tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menetapkan bahwa izin edar alat kesehatan yang mengandung merkuri hanya akan berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2018, dan alat kesehatan yang mengandung merkuri hanya boleh beredar sampai dengan tanggal tersebut.

Untuk izin edar alat kesehatan yang mengandung merkuri yang memiliki izin edar yang berlaku lebih dari tanggal 31 Desember 2018 akan otomatis tidak berlaku dan dibekukan setelah tanggal tersebut.

Apabila setelah tanggal 31 Desember 2018 masih terdapat alat kesehatan yang mengandung merkuri beredar di pasaran, maka distributor atau penyalur alat kesehatan yang memiliki izin edarnya No. HK.02.02/V/0720/2018 tentang Penetapan Masa Berlaku Izin Edar dan Peredaran Alat Kesehatan yang Mengandung Merkuri.

Langkah dan kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini patut diapresiasi sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Indonesia yang telah meratifikasi Konvensi Minamata mengenai Merkuri yang telah disahkan melalui Undang-Undang No. 11 Tahun 2017.

Untuk selengkapnya, Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No. HK.02.02/V/0720/2018 tentang Penetapan Masa Berlaku Izin Edar dan Peredaran Alat Kesehatan yang Mengandung Merkuri ini dapat dilihat disini.

#Article #Toxics #Mercury #MercuryinProduct #MinamataConvention

0 views

© 2019 by Nexus3/BaliFokus Foundation

All Rights Reserved

​​Call us:

+62-361-233520

​Find us: 

Mandalawangi 5, Jln. Tukad Tegalwangi, Sesetan

Denpasar 80223 Bali - INDONESIA