Search
  • Admin

SIARAN PERS: Putar haluan bisnis merkuri di Indonesia


Untuk dirilis segera

Putar haluan bisnis merkuri di Indonesia

Untuk informasi lebih lanjut:

Krishna Zaki; krishna@balifokus.asia; +6281230002825

Yuyun Ismawati; yuyun@balifokus.asia; +447583768707

Jakarta, Indonesia, 4 Mei 2017 - Hingga tahun 2014, Indonesia masih mengimpor merkuri dari berbagai negara. Tetapi sejak tahun 2015, ketika Uni Eropa dan Amerika Serikat menerapkan larangan ekspor merkuri dan Departemen Perdagangan Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan No. 75/M-DAG/PER/10/2014 yang melarang impor, perdagangan dan penggunaan merkuri di sektor pertambangan, Indonesia menjadi produsen dan eksportir merkuri mencapai 1300 ton (2016).

"Pemerintah harus berani menindak tegas produsen lokal, pedagang dan eksportir merkuri ilegal. Selain mencemari lingkungan dan meningkatkan resiko kesehatan masyarakat terutama anak-anak, perdagangan ilegal merkuri merugikan perekonomian Indonesia," kata Yuyun Ismawati, pendiri dan Penasehat Senior BaliFokus.

Merkuri telah dikenal dan digunakan di Indonesia sejak tahun 90an. Seiring dengan kenaikan harga emas global dalam 10 tahun terakhir, dan desentralisasi atau otonomi daerah yang dilaksanakan pada awal tahuni 2000, kegiatan penambangan emas ilegal juga meningkat

Berbagai penelitian menunjukkan peningkatan aktifitas Pertambangan Emas Skala Kecil atau PESK dan pencemaran akibat merkuri di beberapa propinsi di Indonesia. Kania Dewi (2012) mengidenfitikasi emisi merkuri dari sektor PESK sebagai sumber utama emisi merkuri (57,5%) di Indonesia.

Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2016 menggunakan metodologi studi literatur, kajian, wawancara, dan kerja lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan situasi terkini dari perdagangan dan pasokan merkuri di Indonesia, mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan dan memberikan rekomendasi bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan.

Pada laporan penelitian ini juga dicantumkan daftar pedagang merkuri dan foto yang diambil dari mesin pencari daring (dalam jaringan) ditampilkan di beberapa platform sosial media (facebook, instagram) dan platform perdagangan daring.

Berdasarkan temuan-temuan yang didapatkan dari penelitian ini, Pemerintah diharapkan untuk segera meratifikasi Konvensi Minamata tentang merkuri sesegera mungkin, menegakkan semua peraturan khususnya mengenai perdagangan merkuri secara tegas, menutup lokasi penambangan cinnabar dan penyulingan merkuri illegal, dan bekerjasama dengan semua pihak untuk memutus rantai produksi, pasokan, dan distribusi merkuri illegal, mengatur dan meregulasi Sektor PESK.

Sebagai salah satu penyumbang utama emisi merkuri, serta melaksanakan Rencana Implementasi Nasional dan meningkatkan kerjasama antar pemangku kepentingan untuk eliminasi merkuri di sektor PESK.

- SELESAI -

Penelitian ini bisa terlaksana atas dukungan dari Departemen Luar Negeri AS (US Department of State), Hibah No. S-LMAQM-14-GR-1251.

BaliFokus adalah sebuah organisasi non-pemerintah di Indonesia yang bekerja untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, kualitas hidup dan mengadvokasi lingkungan yang bebas-racun bersama-sama dengan semua pemangku kepentingan secara berkelanjutan. www.balifokus.asia, twitter: @BaliFokus

_______________________________________________________________

Dokumen siaran pers ini dapat diunduh disini.

Laporan penelitian "Perdagangan dan Pasokan Merkuri di Indonesia" dapat diunduh disini.

#PressRelease #Toxics #Mercury #ASGM

0 views

© 2019 by Nexus3/BaliFokus Foundation

All Rights Reserved

​​Call us:

+62-361-233520

​Find us: 

Mandalawangi 5, Jln. Tukad Tegalwangi, Sesetan

Denpasar 80223 Bali - INDONESIA