Civil Society Responses to the Indonesian Presidential Instruction Regarding the Use of Mercury in A

Jakarta, Indonesia, March 16, 2017 - Indonesia is one of the 128 countries that have agreed to adopt a new treaty on mercury, called the Minamata Convention on Mercury. This was established in Kumamoto, Japan on October 10, 2013. Currently, 38 countries have ratified the treaty although this will soon rise to 50 countries.[if !supportFootnotes][1][endif] President of the Republic of Indonesia, Joko Widodo chaired a limited coordination meeting to discuss the elimination of mercury use in artisanal and small-scale gold mining (ASGM) at the Presidential Office, Jakarta, last Thursday, 9 March 2017. In the closed meeting, the President Widodo presented seven presidential instructions regardin

Tanggapan Terhadap 7 Instruksi Presiden RI Terkait Penggunaan Merkuri Pada Pertambangan Emas Rakyat

Jakarta, Indonesia, 16 Maret 2017 – Indonesia termasuk dalam salah satu wakil pemerintah dari 128 negara yang telah sepakat mengadopsi perjanjian baru tentang merkuri, dinamakan Konvensi Minamata tentang Merkuri, di Kumamoto, Jepang pada 10 Oktober 2013. Saat ini 38 negara telah meratifikasi dan akan berlaku setelah 50 negara meratifikasinya.[1] Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memimpin rapat terbatas mengenai penghapusan penggunaan merkuri pertambangan rakyat di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 9 Maret 2017. Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan Tujuh Instruksi Presiden terkait Penggunaan Merkuri pada Pertambangan Rakyat.[2] “Sekalipun tidak dibarengi deng

Merkuri dalam Dua Serial Realitas Metro TV

Metro TV mengangkat, memproduksi dan menayangkan pada bulan Januari 2017 serial Realitas berjudul "Racun Merkuri Made in Sukabumi". Dan, Metro TV kembali mengangkat, memproduksi dan menayangkan pada bulan Maret 2017 ini serial Realita tentang merkuri dengan judul "Uap Bisnis Merkuri Rumahan". Adapun beberapa informasi dan pesan dalam serial Realitas di bulan Januari tersebut dicatat sebagai berikut: Reporter/Presenter: Pertambangan emas kelas rakyat menjamur di banyak provinsi di negeri ini. Mereka mencari emas di perut bumi, sungai-sungai, lahan persawahan, hingga lahan di dekat perkampungan. Kerusakan lingkungan semakin parah, karena mereka juga menggunakan merkuri untuk memisahkan emas da

Search By Tags
Archives

© 2019 by Nexus3/BaliFokus Foundation

All Rights Reserved

​​Call us:

+62-361-233520

​Find us: 

Mandalawangi 5, Jln. Tukad Tegalwangi, Sesetan

Denpasar 80223 Bali - INDONESIA